Kepada siapa ?

Posted: 2 Januari 2012 in Uncategorized

Aku seperti berjalan dibanyak persimpangan. dibanyak tikungan dan diantara kebimbangan. Kegalauan hati yang kian memuncak membuat aku muak dengan hidup  sendiri. memaki keadaan yang terjadi, atau bahkan menangis tersedu-sedu, dan parahnya tangisan itu cuma dalam hati.

 

berlari ke sana, tetap tak ada tujuan

berlari ke sini, ditempat yang tidak pernah aku kenal.

dan akhirnya aku terjatuh, menangis sendirian.

 

lalu…?

bisakah mereka merasakannya ?

bisakah mereka mendengarkannya ?

tetap tidak.

 

aku seperti berjalan disebuah lorong yang gelap, sangat gelap.

takut pun tak berarti, berani pun malu-malu.

kepada siapa berpegang ?  kepada siapa bersandar ?

atau aku memang di takdirkan tidak boleh mengeluh ?

 

Di saat malam, cuma air mata yang jatuh saat aku berdoa

atau…

Di saat malam, cuma air mata yang jatuh membasahi bantal.

itu tetap air mata kan ?

air mata kesepian, yang mencari keramaian

air mata kegundahan yang berharap ketenangan.

 

lalu bisakah kau menghapus air mata itu ?

bisakah kau melihat dalam-dalam isi hatiku?

tidak ada luka disana, tapi tetap menangis

tidak ada perih disana, tapi tetap menangis

 

bisakah kau menghapus air mata itu ?

 

aku butuh diberi kesempatan.

bukan kesenangan

aku butuh diberi waktu untuk bicara

bukan cuma mendengarkan.

aku butuh bercerita

bukan cuma menuliskan cerita

kepada siapa ?

kepada angin ?

kepada hujan ?

kepada matahari ?

kepada bulan ?

atau…

tetap kepada air mataku sendiri ?

 

bicaralah sesukamu.

dan biarkan perkataan mu mulai me- sayat-sayat hatiku

berteriaklah sesukamu

dan biarkan telingaku pekak hingga berdarah mendengarkan teriakan mu

 

sekarang..

apa aku boleh bicara ?

apa aku boleh berteriak ?

atau aku harus kembali menangis ?

dan cuma malam yang tahu.

 

aku juga butuh di dengarkan

dan bukan didengarkan hanya oleh malam

aku juga butuh bercerita

dan bukan bercerita kepada jangkrik yang terus bernyanyi – nyayi dimalam hari

 

aku juga butuh jarimu menyeka air mata ini

dan bukan jariku yang menyeka air mata ini melulu.

 

kepada siapa ?

kepada bayangku sendiri aku bicara

kepada siapa ?

kepada tangisku sendiri aku tersedu

 

aku cuma ingin cepat “pulang….”

pulang kepada siapa ?

kepada …………………………………………?????

aku tetap tidak tahu jawabannya

 

 

Boy hidayat

2-Januari-2012

puisi awal tahun, kepada siapa ?

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s