The One

Posted: 8 Juli 2010 in Uncategorized

Sudah lama banget kita engga pernah jalan bareng ke tempat biasa nya kita mengobrol. Gue dan si Pacar, akhirnya pergi ketempat dimana waktu awal-awal kita mulai deket sampai akhirnya kita jadian.  mengobrol, menghabiskan waktu sore itu. kita mengobrol banyak tentang hubungan kita. Hubungan yang akhir-akhir ini mengalami sedikit “masalah”. Kita duduk bareng, mencoba menyatukan visi dan misi.

Gue : Udah lama banget ya kita engga ke sini.

Si Pacar : Iya, udah berapa lama ? 4 bulan-an ya.

Gue : Iya sejak aku mulai sibuk-sibuk kerja.

Si Pacar : hmmm

Gue memesan makanan, sambil memperhatikan wajah si Pacar, ada hal yang ngebuat gue sedikit tersentak. tiba-tiba timbul pertanyaan, “Apakah dia is the one ?” .., “Apakah dia sanggup menemani hari-hari gue ?” dia ngeliat gue, dan untuk sebentar gue merasa kikuk. Gue adalah orang yang sangat-sangat kikuk, ketika gue sedang memperhatikan orang yang sedang gue sayang dan “kepergok”  sedang memperhatikannya.

Gue : Jadi?

Si Pacar : Jadi apanya ?

Gue : Kamu ngerasa gak sih akhir-akhir ini kita selalu di hadepin sama masalah yang sebenarnya engga rumit. Tapi kita malah ngerumitin masalah tersebut.

Si Pacar : Iya, dan mungkin memang saatnya. kita udah bisa menyelesaikan masalahnya.

Gue : Apa sih konsep “Cinta” yang kamu tahu ?

Si Pacar : hmmm… sulit sekali untuk dijelaskan.

Gue : Lalu kenapa kamu mengakui, bahwa kamu sedang “mencintai” laki-laki yang ada disebelah kamu ini ?

Si Pacar : Aku tidak pernah tahu…

Gue : Hah ??

Si Pacar : Aku tidak pernah tahu, kapan dan bagaimana aku bisa mencintai kamu, aku juga tidak pernah tahu, waktu-waktu dimana rasa yang “aneh” ini mulai menggrogoti hati ini, tapi yang aku tahu aku sangat takut kehilangan dirimu.

Berapa menit kemudian, makanan kita dateng. dia memesan nasi dan ayam bakar, sementara gue, cuma memesan roti bakar dan milk shake strawberry. ada kebiasaan dari si pacar. Dia akan sangat cemburu dengan gue, ketika dia salah memesan makanan dan ternyata makanan gue lebih enak dari makanan yang sedang dia pesen.

Si Pacar : Ahhh, kamu curang…

Gue ngeliat si pacar dalam-dalam disaat dia menyeruput milkshake punya gue. melihat matanya, rambutnya, dan melihat pipinya yang gembil. mencoba menyelami perasaannya, lalu mulai menterjemahkan perasaan dia terhadap gue. dia ngerasa, dia ngeliat gue.. trus dia bilang

Si pacar: kalo milkshake strawberry ini rasanya manis banget, maka rasa sayang aku sama kamu bukan cuma sekedar manis aja, tapi juga ada rasa pahitnya, ada rasa asinnya..

Gue : Kenapa ??

Si Pacar : karena kita dua orang yang sedang saling sayang dan berusaha menyatukan perbedaan yang ada pada kita dan yang terjadi pada kita, dan kamu tahu ? “perbedaan itu yang membuat aku semakin mengerti, bahwa aku sangat takut kehilanganmu”…

Gue diam…

mencoba memahami kata-katanya, lalu menyelami perasaan gue sendiri, dan mencoba mengakui bahwa memang dia “The one” untuk hati gue, setidaknya untuk saat ini.

Iklan
Komentar
  1. triyono berkata:

    nice……………………………………………………………………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s