Ada hal yang lain yang sering banget gue rasain, akhir-akhir ini. perasaan yang engga pernah bisa gue jelasin, bahkan gue terjemahin dengan bahasa gue sendiri. Ketika waktu mulai memaksa keadaan yang sudah lama banget terpendam, dan waktu juga yang memaksa harus melupakan masa lalu. perasan terberat ketika harus hadir seseorang yang baru. yang diam-diam melesat masuk kedalam pembuluh-pembuluh nadi. membuat jantung berdegup, ketika mata mulai beradu, didalam bimbang.
Gue mulai memaksa, seseorang hadir dalam hati, diam – diam lalu cepat merambat masuk berlahan dalam mimpi. ada apa ini ?? seseorang berani mendobrak hati yang lama bersembunyi.
Jika saja men-terjemahkan kamu
adalah hal seperti mudahnya merangkum kata
mungkin, tak perlu beradu pandang
serta menterjemahkan arti dari tatapan mu
karena aku tak pernah mengerti
makna sebuah mata yang berbicara….
Kelemahan gue adalah, gue selalu engga pernah bisa men-terjemahkan perasaan gue kepada orang yang gue suka. sampe akhirnya gue memutuskan diam. sebab tak mampu…
Waktu hari sabtu kemaren, gue nyari-nyari bahan ke perpustakaan pusat UI, abis nyari bahan gue ngobrol sama temennya jhon, yang baru aja gue kenal, gue lupa namanya. omongan kita ngelantur nalor ngidul,sampe akhirnya kita ngomongin cewek-cewek. bergosip seperti perempuan. dia bilang kita, laki-laki adalah yang menentukan dengan siapa dan bagaimana memutuskan sebuah hubungan. memulai adalah sesuatu hal yang terberat yang gue rasain.
Terus bagaimana dengan seseorang yang engga pernah bisa ngungkapin perasaannya, harus dia sendiri ? menterjemahkan perasaan yang dimiliki. sampe akhirnya ketika telah diketahui sama pujaan hati, ternyata semua terlambat. itu adil ??
Jawabannya engga, karena memang kita yang harus memulai dulu.
selama ini gue adalah orang yang engga pernah berani memulai..engga tau kenapa ? hal terberat buat gue adalah mengakui kalo dia sudah masuk kedalam hati, bukan seperti temen-temen yang perkirakan, seseorang yang selama ini dibicarakan. bahkan jauh dari dugaan mereka, juga dugaan gue. kadang gue nanya kok bisa elo masuk nyelonong nge gedor “pintu” ini ??
Jika saja menterjemahkan kamu adalah sesuatu yang bisa dilakukan
tanpa kata-kata.
Mungkin sudah dari kemarin aku akan bilang padamu
Namun mengatakannya, tidak semudah berhitung
Membuat kamu
untuk lebih mengerti
sebuah keadaaan
-Untuk dia, Cermin tak bergeming (Bogor14-sept-2008)
12008vUTC09bUTCMon, 15 Sep 2008 05:35:25 +0000 04,2008 pukul 8.36 |
Seharusnya, dia itu mampu menterjemahkanya..
Itu tergantung bagaimana da boy mendikte-kanya..
Kalo terlalu rumit dan bertele-tele.. tentunya seseorang dia jg tak akan bisa mengerti da boy..
ehm, ngrang.
btw, puisi yang dibikin dalam 2 hari tersebut keren. Sumpe de.. :p